Receive up-to-the-minute news updates on the hottest topics with NewsHub. Install now.

Tumbuh 31,6%, BNI Cetak Laba Bersih Rp10,16 Triliun

12 Oktober 2017 9:30
4 0
Tumbuh 31,6%, BNI Cetak Laba Bersih Rp10,16 Triliun

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan kinerja positif pada kuartal III 2017. Bank plat merah ini mencatatkan laba bersih Rp10,16 triliun atau tumbuh 31,6% secara year-on-year (yoy) dibandingkan dengan perolehan laba pada periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp7,72 triliun.

Kenaikan laba ditopang oleh penyaluran kredit BBNI yang tumbuh 13,3% atau lebih cepat dibanding pertumbuhan kredit industri yang berada pada level 8,2% per akhir Juli 2017.

"Penyaluran kredit tidak hanya bertumbuh, melainkan juga disertai peningkatan kualitas yang ditandai oleh penurunan credit cost BNI dari 2,4% di Kuartal III-2016 menjadi 1,7% di Kuartal III-2017," ujar Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI, Adi Sulistyowati di Jakarta, Kamis (12/10).

Sulistyowati melanjutkan, perolehan laba bersih BBNI tersebut meningkat berkat pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) di Kuartal III-2017 menjadi 23,51 triliun, naik 7,5% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp21,87 triliun. Pertumbuhan NII ini sejalan dengan peningkatan kualitas kredit yang tetap menjaga net interest margin di level 5,5%.

Lebih lanjut Sulistyowati mengatakan, laba bersih juga ditopang pendapatan non bunga di Kuartal III-2017 yang meningkat 15,1% menjadi Rp7,18 triliun dari sebelumnya Rp6,24 triliun. "Peningkatan pendapatan nonbunga tersebut dikontribusi dari trade finance, bancassurance, bank guarantee, loan sindication dan bisnis kartu," ujarnya.

Dia menambahkan, hingga akhir Kuartal III-2017 nilai kredit yang tersalurkan mencapai Rp421,41 triliun atau bertumbuh 13,3% dari sebelumnya Rp372,02 triliun. "Realisasi kredit tersebut jauh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan kredit di industri yang mencapai 8,2% per Juli 2017," kata dia.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang terhimpun per Kuartal III-2017 mencapai Rp480,53 triliun atau meningkat 19,6% (yoy) dari sebelumnya Rp401,88 triliun. Komponen dana murah (CASA) juga menunjukkan peningkatan menjadi 60,4% di kuartal ketiga tahun ini.

"BNI terus mendorong efisiensi, terlihat dari cost to income ratio (CIR) di Kuartal III 2017 sebesar 41,9% atau menurun dari 42,3%di Kuartal III-2016," ucap Sulistyowati.

Sumber: economy.okezone.com

Berbagi di jaringan sosial:

Komentar - 0