Receive up-to-the-minute news updates on the hottest topics with NewsHub. Install now.

Penyusup di Istana Kepresidenan pernah berobat kejiwaan

14 November 2017 6:18
3 0
Penyusup di Istana Kepresidenan pernah berobat kejiwaan

Ilustrasi beranda belakang Istana Merdeka, yang berhadapan dengan bagian belakang Istana Negara, di Jakarta Pusat. Presiden Jokowi kerap menerima secara informal tokoh-tokoh nasional dan internasional di beranda ini.

Jakarta (ANTARA News) - Polda Metro Jaya mengungkapkan, pria yang menyusup ke Istana Kepresidenan di Jakarta, Basufi Tarsiwan (39), pernah berobat kejiwaan di rumah sakit jiwa.

"Kakaknya menyampaikan yang bersangkutan (Basufi) pernah berobat di RSUD Banyumas selama tiga bulan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa.

Kompleks Istana Kepresidenan yang terletak di pojok Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Juanda, Jalan Majapahit, dan Jalan Veteran III, di Jakarta Pusat, terdiri dari beberapa bangunan pokok. Mereka adalah Istana Merdeka (Jalan Medan Merdeka Utara), Istana Negara (Jalan Juanda), Kantor Presiden, Sekretariat Negara (Jalan Majapahit), dan Bina Graha (Jalan Veteran III).

Berdasarkan keterangan kakaknya, kata Yuwono, semula Tarsiwan bersama kakaknya hendak pulang dari Tangerang menuju Banyumas, Senin (13/11).

Selanjutnya, ternyata Tarsiwan berupaya menerobos Pintu II Istana Kepresidenan namun personel Pasukan Pengamanan Presiden Markas Besar TNI bisa menahan dia, dan menyerahkan dia ke Polsek Metro Gambir.

Usai pemeriksaan, Yuwono memastikan tidak ada motif teror dari peristiwa itu, dan dia menegaskan Tarsiwan tidak pernah bergabung kelompok ISIS.

Baca juga: Setya Novanto Akan Minta Bantuan Presiden Jokowi Jika Dipaksa Hadir Oleh KPK

Sumber: antaranews.com

Berbagi di jaringan sosial:

Komentar - 0