Receive up-to-the-minute news updates on the hottest topics with NewsHub. Install now.

Minimnya Landasan Udara jadi Hambatan Polisi ke Desa yang Disandera Kelompok Bersenjata

14 November 2017 14:22
4 0
Minimnya Landasan Udara jadi Hambatan Polisi ke Desa yang Disandera Kelompok Bersenjata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok kriminal bersenjata masih menyandera 1.300 warga yang berada di Desa Kimbely dan Desa Banti, Mimika, Papua.

Segala akses untuk masuk ke dalam dua desa tersebut sudah ditutup oleh kelompok tersebut. Hal ini membuat polisi kesulitan untuk membebaskan serta memberi bantuan pangan bagi warga desa tersebut.

"Jalan disana dilubangi dan dipalang jadi gak bisa lewat. Jadi gak bisa masuk karena di jalan yang menuju arah kesana terhalang," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Selasa (14/11/2017).

Bahkan, bantuan melalui jalur udara juga sulit untuk diberikan. Kedua desa tersebut tidak memiliki landasan udara untuk kapal atau helikopter mendarat.

"Gak bisa (jalur udara), karena di kampung itu kan tidak ada landasan. Itu kan di gunung. Banyak kabut terus, karena daerah dingin," jelas Setyo.

Setyo mengungkapkan bahwa kelompok tersebut selama ini bersembunyi di sekitar kampung itu.

"Mereka punya senjata juga tinggal di situ. Kadang naik ke gunung, kadang ke kampung itu. Kalau turun gunung tanpa sepengetahuan petugas. Kalau ketauan petugas, pasti ditindak," ungkap mantan Kadiv Hukum Polri ini.

Setidaknya ada 1.300 orang dari dua desa, yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata.

Baca juga: Lima Wanita Dilecehkan, 19 Warga Dianiaya dan Ditodong Senjata Api

Sumber: tribunnews.com

Berbagi di jaringan sosial:

Komentar - 0