Masih Ada Harapan Rupiah Menguat

18 Februari 2015 0:57

1 0

Masih Ada Harapan Rupiah Menguat

Metrotvnews.com, Jakarta: Masih ada harapan terhadap keberlanjutan kenaikan Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Faktor pemicunya, sentimen dari pelaksanaan pertemuan Yunani dengan kreditur internasional yang dinilai gagal mencapai kesepakatan, setelah Yunani menolak proposal perpanjangan bailout internasional.

"Sentimen tersebut tentu saja memberikan tekanan pada laju Euro sehingga berimbas pada pelemahan laju Rupiah," ucap Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (18/2/2015).

Dia mengungkapkan, dari sisi lain, banyaknya ekspektasi kebijakan Bank Indonesia (BI) seperti menurunkan suku bunga acuan (BI rate) turut membuat minat pelaku pasar (investor) terhadap Rupiah berkurang.

Apalagi tampaknya BI terlihat tidak terlalu khawatir jika terjadi dana asing yang keluar (outflow) dengan turunnya BI rate. Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) sempat mengatakan pelemahan Rupiah saat ini masih wajar dan belum mengkhawatirkan.

Menurut Reza, laju rupiah berada di bawah target level support Rp12.750 per USD. Harapan Rupiah terapresiasi kembali sirna dengan adanya berbagai sentimen yang menghambat kenaikan tersebut.

Meski masih berharap pelemahan dapat lebih terbatas dan adanya peluang pembalikan arah naik, dia berharap, harus tetap mewaspadai jika ada potensi pelemahan lanjutan.

"Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp12.765-Rp12.746 per USD (kurs tengah BI)," pungkas Reza.

Sumber: ekonomi.metrotvnews.com

Untuk kategori halaman

Loading...