Lerai Tawuran, Kakek Penjaga Puskesmas Ambruk Kena Senjata Tajam

03 Mei 2016 7:43

13 0

Jakarta-Seorang pria tua bernama Washori (65) mengalami luka-luka akibat dianiaya sekelompok pemuda saat akan melerai tawuran, di Jalan Pekojan III RT 05 RW 09, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, kemarin.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Herru Julianto, membenarkan peristiwa penganiayaan terhadap kakek itu.

"Ya benar terjadi penganiayaan yang mengakibatkan seorang kakek penjaga Puskesmas Pekojan bernama Washori, mengalami luka akibat dianiaya sekelompok remaja," ujar Herru saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (3/5).

Dikatakan Herru, kronologi kejadian bermula ketika korban mendengar dari warga ada tawuran di Jalan Pekojan III RT 05 RW 09, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

"Korban bergegas keluar rumah mencari cucunya di sekitar lokasi kejadian," ungkapnya.

Naluri sebagai petugas keamanan pun keluar. Korban kemudian mengimbau kepada para pemuda agar tidak melanjutkan tawuran.

"Sambil mencari cucunya, korban mengingatkan kepada para remaja dan pemuda untuk tidak melakukan tawuran di lokasi. Namun, tidak didengarkan," katanya.

Ironis. Bermaksud melerai, korban malah dianiaya para pelaku tawuran di lokasi. Sang kakek pun ambruk ke tanah akibat tebasan senjata tajam.

"Petugas Posko Antitawuran Bandengan yang datang ke lokasi, langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Alhamdulillah korban masih bisa diselamatkan. Anggota masih memburu pelaku yang sudah diketahui identitasnya," tandasnya.

Baca juga: Masih di Perancis, Bepe Absen Latihan Perdana Persija

Sumber: beritasatu.com

Untuk kategori halaman

Loading...