Laba Toba Bara Turun Drastis di Awal 2016

02 Mei 2016 10:15

4 0

INILAHCOM, Jakarta - PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) pada kuartal pertama 2016 mengalami penurunan laba bersih hingga 50% lebih menjadi US$5,1 juta dari periode yang sama tahun 2015 sebesar US$10,5 juta.

Salah satu perusahaan milik pejabat negara saat ini, yang menguasai kepemilikan saham mencapai 71,7 persen sedangkan saham publik baru 2,47 persen. Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Timur dengan mengandalkan tiga anak perusahaan pertambangan.

Penurunan laba pada tiga bulan pertama tahun ini sudah terlihat dari perolehan penjualan yang hanya mencapai US$63,5 juta dari US$111,7 juta pada periode yang sama tahun 2015. Dengan beban penjualan sebesar US$49,2 juta maka laba bruto perseroan menjadi US$14,2 juta dibandingkan periode yang sama tahun kemarin sebesar US$20,3 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (2/5/2016)

Penurunan juga berimbas pada laba operasi yang pada kuartal pertama tahun 2016 ini hanya sebesar US$8,3 juta dari sebelumnya mencapai US$15,9 juta. Hal ini berpengaruh pada laba sebelum pajak yang tercatat hanya sebesar US$7,7 juta dari sebelumnya US$15,3 juta.

Selebihnya, liabilitas perseroan juga turun menjadi US$122,1 juta dari US$127,2 juta per 31 Desember 2015. Sementara total aset dari 31 Desember 2015 hingga 31 Maret 2016 tetap sebesar US$282,3 juta.

Baca juga: Neraca Perdagangan November Surplus USD130 Juta

Sumber: pasarmodal.inilah.com

Untuk kategori halaman

Loading...