ICW: Jika Salah Pilih Kapolri, Kredibilitas Pemerintah Rusak

09 Januari 2015 10:26

1 0

ICW: Jika Salah Pilih Kapolri, Kredibilitas Pemerintah Rusak

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Presiden Joko Widodo untuk menunjuk sosok Kapolri yang memiliki jejak rekam bersih. Presiden yang punya hak prerogatif untuk menunjuk Kapolri jangan sampai salah pilih.

Jika salah memilih figur, maka kredibilitas pemerintah akan rusak di mata publik. Bukan untuk sesaat tapi selama lima tahun ke depan.

"Salah memilih figur Kapolri hanya akan merusak kredibilitas pemerintah, tidak saja sesaat namun hingga lima tahun ke depan selama periode pemerintahan Jokowi," kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Agus Sunaryanto saat konferensi pers di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2015).

Agus menjelaskan, Presiden harus memilih orang-orang yang memiliki rekam jejak bersih dan sikap kepemimpinan mumpubi. Selain itu, Kapolri juga bukan personal yang bisa diintervensi pihak lain, apalagi secara politis.

Sosok pengganti Jenderal Pol Sutarman diharapkan tak pandang bulu dalam penegakan hukum. Menurut Agus, reformasi kepolisian saat ini sudah mulai berjalan di tubuh Polri. Dia mencontohkan kinerja Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang semakin membaik. ICW beranggapan direktorat itu punya kemauan untuk melakukan pembenahan secara internal.

Agus menilai, jabatan Kapolri adalah salah satu jabatan paling strategis di bidang penegakan hukum. Selain juga menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program atau agenda sektor hukum di era Pemerintahan Jokowi. Maka Polri mesti dipercaya publi. Tapi sulit bagi publik untuk percaya kepada institusi penegak hukum seperti Polri jika Kapolrinya punya masalah dengan hukum. "Maka pilih Kapolri yang bersih," pungkasnya.

Sumber: news.metrotvnews.com

Untuk kategori halaman

Loading...