Receive up-to-the-minute news updates on the hottest topics with NewsHub. Install now.

Ekspor nonmigas Jatim naik 10,42 persen pada Maret 2018

17 April 2018 0:43
13 0

Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono mengatakan bahwa tingginya nilai ekspor nonmigas tersebut dipicu oleh besarnya permintaan dari berbagai negara tujuan ekspor. Ada tiga negara yang menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jatim dengan nilai transaksi yang paling besar, yaitu Jepang, Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Tiga negara ini menjadi penyumbang terbesar ekspor non migas Jatim selama Maret 2018. Ekspor nonmigas ke Jepang misalnya, mencapai US$ 294,86 juta, sedangkan ekspor ke Amerika Serikat dan Tiongkok berturut-turut mencapai US$ 208,50 juta dan US$ 196,20 juta,” ujar Teguh Pramono di Surabaya, Senin (16/4/2018).

Untuk kelompok negara Asean, yang menjadi negara tujuan utama selama Maret 2018 adalah Singapura yang mencapai US$ 128,71 juta dengan peranan sebesar 7,63 persen dari total ekspor nonmigas. Selanjutnya Malaysia yang mencapai US$ 109,52 juta dengan peranan sebesar 6,49 persen daro total ekspor nonmigas Jatim dan Thailand dengan peranan sebesar 2,29 persen.

“Sementara itu ekspor nonmigas ke kelompok negara Uni Eropa menyumbang 8,79 persen pada Maret 2018. Nilai ekspor ke Belanda sebesar US$ 39,37 juta diikuti ke Jerman sebesar US$ 27,41 juta dan ekspor ke Italia sebesar US$ 13,27 juta,” tambahnya.

Jika dilihat dari jenis komoditas yang diekspor, Perhiasan dan Permata menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan nilai transaksi sebesar US$ 291,04 juta. Nilai tersebut turun sebesar 8,16 persen jika dibandingkan dengan transaksi bulan sebelumnya yang mencapai US$ 316,91 juta. “Perhiasan dan Permata berkontribusi sebesar 17,25 persen pada total ekspor nonmigas Jawa Timur bulan ini. Golongan komoditi tersebut paling banyak diekspor ke Jepang dengan nilai sebesar US$ 110,15 juta,” ungkap Teguh.

Peringkat kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur adalah golongan Komoditi Tembaga yang menyumbang nilai ekspor sebesar US$ 149,36 juta, atau naik sebesar 60,84 persen dibanding bulan sebelumnya. Tembaga menyumbang 8,85 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur dan utamanya dikirim ke negara Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar US$ 55,54 juta.

Baca juga: Penjualan naik 8 persen, Sigra jadi andalan Daihatsu

Sumber: kabarbisnis.com

Berbagi di jaringan sosial:

Komentar - 0