Receive up-to-the-minute news updates on the hottest topics with NewsHub. Install now.

3 Indeks Saham Baru Lahir di Awal Bulan Puasa

17 Mei 2018 3:25
13 0
3 Indeks Saham Baru Lahir di Awal Bulan Puasa

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan 3 indeks saham baru. Adapun tiga indeks tersebut meliputi IDX High Dividend 20, IDX BUMN20, dan Jakarta Islamic Index 70 (JII70).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menjelaskan, IDX High Dividend 20 adalah indeks atas harga 20 saham perusahaan tercatat yang tercatat di BEI yang secara rutin membagikan dividen tunai dan memiliki imbal hasil dividen (dividend yield) kepada para pemegang sahamnya.

Sementara IDX BUMN20 adalah indeks harga atas 20 saham perusahaan tercatat yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan afiliasinya. Sedangkan JII70 adalah indeks atas 70 saham syariah yang memiliki kapitalisasi pasar dan likuiditas transaksi tinggi.

"Indeks ini memudahkan investor untuk membeli dan sebagai entri awal bagi pemula yang ingin masuk," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Ke depan, Tito melanjutkan, indeks-indeks ini dapat digunakan sebagai landasan acuan bagi produk-produk pasar modal seperti reksadana, Exchange Traded Fund (ETF), serta produk-produk derivatif lainnya.

Dia menjelaskan, konstituen Indeks IDX High Dividend 20 adalah saham dari lerusahaan tercatat yang membagikan dividen tunai selama tiga tahun terakhir serta memiliki rata-rata harian nilai transaksi reguler untuk periode tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan terakhir masing-masing lebih besar dari Rp1 miliar.

Selanjutnya Indeks IDX High Dividend 20 dipilih berdasarkan imbal hasil dividen, kriteria likuiditas, serta kapitalisasi pasar.

"Ini menurut saya salah stau yang paling menarik. Karena pilihanmya bagus dividen. Misalnya orang kan pengen perusahaan yang dividennya gede, kedua Islamic, dan ketiga BUMN," kata dia.

Indeks IDX BUMN20 dipilih dari saham perusahaan BUMN, BUMD, dan afiliasinya (merupakan anak perusahaan atau terdapat kepemilikan saham oleh pemerintah) yang telah tercatat selama enam bulan. Selanjutnya Indeks IDXBUMN20 dipilih berdasarkan kriteria likuiditas, jumlah hari diperdagangkan, dan kapitalisasi pasar.

Sementara itu Indeks JII70 dipilih dari saham syariah yang masuk dalam konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan telah tercatat selama 6 bulan terakhir. Selanjutnya Indeks JII70 dipilih menggunakan kapitalisasi pasar dan rata-rata nilai transaksi harian di pasar reguler.

Sumber: economy.okezone.com

Berbagi di jaringan sosial:

Komentar - 0